Contoh Skripsi Teknik Sipil Berjudul Analisa Simpang Empat Tak Bersinyal Dengan Menggunakan Manajemen Lalu Lintas

Hello kawan, masih pusing urusan proposal dan skripsi teknik sipil? Enjoy aja, karena kali ini kita akan mengulas satu lagi contoh skripsi lengkap dengan judul Analisa Simpang Empat Tak Bersinyal Dengan Menggunakan Manajemen Lalu Lintas

Benar kawan, sekarang kita akan membahas skripsi teknik sipil yang mengambil topik jalan raya yang sering macet dimana-mana.

Kebetulan penelitian skripsi teknik sipil kali ini menyorot lalu lintas di Kota Bandung, adakah sobat Kampus!n yang juga dari Kota Bandung?

Kalian tentunya sudah tahu jika volume lalu lintas Kota Bandung mengalami peningkatan setiap tahunnya yang diakibatkan bertambahnya jumlah kepemilikan kendaraan.

Nah, kemacetan pada perempatan RE. Martadinata merupakan salah satu dampak dari pertumbuhan lalu lintas yang cukup padat dan disinyalir belum berfungsinya sistem lalulintas secara baik kawan.

Yah, setidaknya saat penelitian skripsi ini dilakukan.. entah lagi sekarang.. hehe..

Jika kita memperhatikan kondisi geometri jalan, volume arus lalu lintas, hambatan samping dan lingkungan simpang yang merupakan daerah komersil, maka akan dicoba untuk mengatasi dengan manajemen simpang baik dengan menggunakan manajemen simpang tak bersinyal maupun simpang bersinyal.

Sejenis “Test the water” gitu kawan, mencari solusi yang terbaik.

Cara penelitian skripsi teknik sipik kali ini dilakukan adalah dengan melakukan survey di lapangan untuk mendapatkan data primer maupun data sekunder yang kemudian akan diolah dengan menggunakan manajemen simpang.

Perencanaan menggunakan acuan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dan menggunakan program KAJI (MKJI 1997) serta program Excel 2003 untuk mengolah data lalulintas.

Data lalulintas tersebut diperoleh dari pencacahan jumlah kendaraan di lapangan yang dilakukan selama 3 hari (19, 20, 21 November 2007) pada jam-jam sibuk dan disajikan dalam bentuk tabel data kendaraan dan kemudian perilaku lalulintas simpang dapat dianalisis.

Untuk simpang tak bersinyal dipakai USIG-1 dan USIG-2, untuk simpang bersinyal menggunakan KAJI (MKJI 1997)

Kesimpulan Skripsi Teknik Sipil Analisa Simpang Empat Tak Bersinyal 

Setelah dilakukan penelitian, test case, perhitungan yang mantap, maka dari hasil penelitian skripsi tekni sipil dengan judul Analisa Simpang Empat Tak Bersinyal Dengan Menggunakan Manajemen Lalu Lintas membuahkan beberapa kesimpulan dibawah ini kawan:

  1. Pertama, kinerja simpang untuk kondisi simpang tak bersinyal pada keadaan eksisting menunjukan nilai derajat kejenuhan ds = 1,240, setelah dilakukan kombinasi pelebaran jalan utama, pelebaran jalan minor dan pemasangan rambu larangan berhenti pada simpang tak bersinyal ini menghasilkan ds = 1,126, serta menghasilkan antrian dan tundaan yang tinggi.Nilai ini lebih besar dari nilai yang disarankan oleh MKJI 1997 yaitu ds ≤ 0,85, sehingga alternatif pemecahan masalah dengan manajemen simpang tak bersinyal untuk mendapatkan kapasitas
    yang memadai bagi arus lalulintas pada jam puncak belum menghasilkan sesuai yang diharapkan.
  2. Kedua, kinerja simpang untuk kondisi simpang bersinyal menghasilkan nilai ds ≤ 0,85, sesuai dengan nilai yang disarankan oleh MKJI 1997.
  3. Ketiga, pemakaian sinyal pada simpang RE. Martadinata menghasilkan kinerja simpang yang lebih baik dari pada tidak menggunakan sinyal.Hal ini dapat dilihat dari nilai derajat kejenuhan pada simpang tak bersinyal yaitu = 1,126, pada simpang menggunakan sinyal nilai derajat kejenuhannya yaitu = 0,476.

 

Jika sobat Kampus!n ingin mengetahui hasil lengkap dari penelitian skripsi teknik sipil berjudul Analisa Simpang Empat Tak Bersinyal Dengan Menggunakan Manajemen Lalu Lintas ini dapat didownload gratis pada tombol dibawah.

Ingat kawan, hargai hasil penelitian kawan kita yang lain, jangan diplagiat yah.. silahkan digunakan untuk menghasilkan penelitian yang lebih mantap dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa Indonesia.

 

 

Contoh skripsi teknik sipil